Mencegah Masalah Sosial melalui Kebersihan Lingkungan

Pernahkan pembaca mengamati lingkungan kotor, sampah dimana-mana, sandal sepatu berserakan tidak tertata, hingga sekelompok orang yang tidak menggunakan alas kaki di tempat yang relatif kotor? Belum lagi di masa pandemi yang sedang melanda, kebiasaan mencuci tangan masih jauh dari “tradisi” pada beberapa kalangan. Meskipun sekilas masalah tersebut terlihat seperti masalah lingkungan, namun apabila terjadi dalam jangka panjang bisa berkembang menjadi masalah sosial. Mengapa? Masih jauhnya budaya menjaga kebersihan pada seseorang atau kelompok tertentu bisa mengganggu kehidupan orang banyak.

Kebersihan lingkungan merupakan hal yang tak terpisahkan dari kehidupan manusia dan merupakan unsur fundamental dalam ilmu kesehatan dan pencegahan (Lastriyah, 2011). Yang di maksud dengan kebersihan lingkungan adalah menciptakan lingkungan yang sehat sehingga tidak mudah terserang berbagai macam penyakit seperti diare, demam berdarah, muntaber dan lainya. Hal ini dapat dicapai dengan menciptakan lingkungan yang bersih indah dan nyaman (Buhungo, 2012).

Kebersihan merupakan cerminan bagi setiap individu dalam menjaga kesehatan yang begitu penting dalam kehidupan sehari-hari. Kebersihan lingkungan adalah suatu keadaan yang bebas dari segala kotoran dan penyakit, yang dapat merugikan segala aspek yang menyangkut setiap kegiatan dan perilaku lingkungan masyarakat. Dimana kehidupan manusia tidak bisa dipisahkan baik lingkungan alam maupun lingkungan sosial (Buhugo, 2012).
Sebagaimana manusia dan lingkungan merupakan dua faktor yang saling mempengaruhi, pengenalan terhadap lingkungan beserta masalahnya merupakan salah satu cara untuk lebih menentukan fungsi dan peranan manusia dalam lingkungan hidupnya. Pengaruh buruk dari lingkungan sebenarnya dapat dicegah dengan mengembangkan kebiasaan perilaku hidup sehat dan bersih serta menciptakan lingkungan yang baik. Kebiasan hidup sehat dilakukan dalam berbagai cara seperti mencuci tangan sebelum dan sesudah makan, membuang sampah pada tempatnya, membersihkan tempat tinggal dan sekitarnya secara rutin. Gerakan sosial yang positif dalam menumbuhkan kebersihan lingkungan penting untuk ditegakkan demi mencegah terjadinya permasalahan sosial.

Dari pengamatan penulis ketika melakukan KKN di Balai Rehabilitasi Sosial dan Pengasuhan Anak di Sleman, pada umumnya anak-anak masih berjuang untuk meningkatkan kesadaran diri menjaga kebersihan diri sendiri ataupun lingkungannya. Salah satu contohnya adalah anak-anak masih sering tidak menggunakan alas kaki ke ruang makan, atau wisma bahkan ke masjid. Menjaga kesehatan diri dan lingkungan sebaiknya sudah di ajarkan dan diterapkan sejak usia dini sehingga ketika besar mereka bisa terbiasa menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Terutama ketika mereka sudah siap kembali pada lingkungan sosial pada umumnya. Perjuangan membiasakan kebersihan lingkungan ini sudah diprakarsai oleh Pramsos balai tersebut. Besar harapan, anak-anak semakin mampu menjaga kebersihan lingkungan sehingga bisa terhindar dari masalah sosial.

Diantara hikmah yang penulis dapatkan di Balai Rehabilitasi Sosial dan Pengasuhan Anak adalah jiwa-jiwa yang sangat peringan seakan tidak memiliki beban walau sebenarnya mereka memiliki permasalahan yang sangat komplek. Diusia belia, anak-anak tabah menjalani kehidupannya dengan semangat. Mereka juga memiliki banyak cita-cita untuk masa depannya, semoga salah satunya adalah sebagai agen penegak kebersihan lingkungan.

Profil penulis
Nama : Anip
TTL : Magelang 23 februari 1999
Motto : Kerjakan semampumu, Bukan semau-mu .

STIPSI Jogja melaksanakan program beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah 2020

STIPSI Jogja melaksanakan program beasiswa pemerintah Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah. KIP-Kuliah adalah bantuan biaya pendidikan bagi lulusan SMA /sederajat yang memiliki potensi akademik baik, tetapi memiliki keterbatasan ekonomi.

Siswa dapat langsung melakukan pendaftaran secara mandiri di web Sistem KIP Kuliah pada laman kip-kuliah.kemdikbud.go.id atau melalui KIP Kuliah mobile apps (untuk mobile apps segera ada di Google Playstore).

Saat pendaftaran, calon mahasiswa memasukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK), Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN), dan alamat e-mail yang valid dan aktif. Sistem KIP-Kuliah akan melakukan validasi.  Jika proses validasi berhasil, Sistem KIP-Kuliah selanjutnya akan mengirimkan Nomor Pendaftaran dan Kode Akses ke alamat email yang didaftarkan.

Info tentang KIP-Kuliah juga dapat dilihat di laman : https://www.kompas.com/tren/read/2020/02/27/134337465/cara-dan-syarat-mendaftar-kip-kuliah?page=all

Pendaftaran KIP-Kuliah dapat dilakukan di laman :
https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id/

STIPSI Jogja juga dapat membantu calon mahasiswa melakukan pemilihan PTS secara offline. Calon mahasiswa harus membawa print out pendaftaran online KIP-Kuliah beserta persyaratan umum lainnya. Info selengkapnya dapat menghubungi 0812 9596 6729 (Kak Anagata)

Mahasiswa STIPSI Jogja Laksanakan KKN di Desa Sriharjo, Imogiri, Bantul

Tepat pada hari Senin, 10 Februari 2020 sebanyak delapan orang mahasiswa angkatan 2017  mengikuti kegiatan penerjunan untuk Kuliah Kerja Nyata (KKN) STIPSI 2020 di Dukuh Sompok, Desa Sriharjo, Bantul. Selain para mahasiswa semester enam tersebut, hadir pula Ketua STIPSI Galuh Setia Winahyu, M.Psi., Psikolog, Wakil Ketua I Bidang Akademik Dyah Putri Kinasih, S.Psi., M.A., Ketua LPPM H.M. Fahmi Aufar Asyraf, B.Ed., M.A serta salah satu staff BAUK Noormalauda Khanastren, S.Psi. Sedangkan yang hadir mewakili pemerintah daerah  adalah Bapak Kepala Dukuh Sompok beserta seluruh Ketua RT di Dukuh Sompok, serta Ketuap Karang Taruna Dukuh Sompok. 


Pada sambutannya, bapak Kepala Dukuh menceritakan detail keadaan yang ada di Dukuh Sompok, yaitu memiliki tujuh buah RT dan tidak kurang dari 1000 jiwa hidup di Dukuh tersebut. Selain itu di dalam Dukuh Sompok juga terdapat fasilitas pendidikan dan fasilitas ibadah seperti TK, PAUD, SD dan masjid yang didalamnya juga terdapat Madrasah Diniyah. Beliau berharap dengan adanya mahasiswa STIPSI yang melaksanakan KKN di Dukuh yang dipimpinnya tersebut, maka dapat membantu Dukuh Sompok menjadi lebih baik, selain itu juga dapat mengembangkan program-program yang telah dimiliki oleh Dukuh tersebut sebelumnya.
Sejalan dengan apa yang disampaikan oleh Kepala Dukuh Sompok, Ketua STIPSI Galuh Setia Winahyu, S.Psi., M.Psi. Psikolog. juga menyampaikan harapan yang besar terhadap mahasiswa yang melaksanakan KKN di Dukuh Sompok. Beliau meminta mahasiswa untuk dapat melaksanakan kegiatan KKN ini dengan penuh rasa bangga dan tanggungjawab. Sehingga mereka dapat mengambil sebanyak mungkin pelajaran yang berharga dari apa yang dilihat, dirasakan dan dikerjakan selama masa KKN ini.


Sebagai tambahan informasi bahwasanya Kegiatan KKN STIPSI 2020 memiliki tema “Optimalisasi Pemuda dalam Mewujudkan Jiwa Enterpreneur Anak di Era 4.0” dan akan diadakan selama satu bulan dimulai dari tanggal 10 Februari 2020 sampai dengan 10 Maret 2020. Kegiatan KKN ini diikuti oleh delapan orang mahasiswa angkatan 2017 dengan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Galuh Setia Winahyu, S.Psi., M.Psi., Psikolog. Kegiatan KKN STIPSI 2020 ini dilaksanakan di Kabupaten Bantul, tepatnya Dukuh Sompok, Desa Sriharjo Kabupaten Bantul Provinsi DIY.

(Fahmi)


Kategori